Tuesday, July 5, 2011

Rebound Love

Pernah main basket nggak?
ada yang disebut rebound. itu adalah waktu bola yang sudah di-shoot ke ring nggak masuk, memantul dan kemudian diterima lagi dan mencoba shoot lagi..

apa hubungannya dengan cinta? (kapan saya nggak ngomongin cinta?)
:sweaty:


Baru beberapa hari yang lalu saya juga dengar istilah rebound dalam hal percintaan. Sama seperti rebound di istilah basket, rebound yang ini juga berkaitan sama second best. Setelah first shot nggak masuk, kamu coba peruntungan yang tersisa untuk shoot lagi.

istilah rebound ini berarti cinta 'untuk seseorang yang lahir setelah kamu gagal untuk mendapatkan pilihan nomor 1.

yup. second best.
ibarat ingin makan JCo tapi harus menyerah karena di Slipi Jaya nggak ada JCo, kamu menoleransi diri sendiri dan 'menyerah' melumat Dunkin Donuts. yang penting sama-sama donatnya.


apa jadinya kalau rebound ini berlaku buat cinta? second best? accept the second best.. be the second best..

jangan pernah mencintai seseorang dengan sisa cinta yang ada.. itu menyedihkan. tidakkah semua orang berhak untuk dipilih karena ia memang terpilih? bukan karena ia satu-satunya pilihan yang ada??

itu IDEALnya.
tapi hidup nggak melulu mengenai ideal. seringkali kita dihadapkan situasi dimana hidup jauh lebih mudah saat kita menerima kenyataan bahwa first best nggak mungkin didapatkan. bukannya second best juga tetap 'BEST'? (consider the first has been eliminated)

dan tidakkah mencintai adalah soal pembelajaran?
belajar bertoleransi. belajar memahami. belajar mengagumi.
cinta adalah proses, bukan hasil.


kenapa judge mencintai lewat rebound itu menyedihkan?
kalau setelahnya ada proses yang menunggu untuk dilewati? kenapa dengan second best ? tidakkah mencintai tetaplah tentang ..mencintai?

the matter most is about how will you end the race, not how about how you ever start it.

*inget cerita mbah uti-nya Kunyuk, betapa 2 tahun setelah kepergian suaminya, beliau masih menangis tidur sendirian, rindu ada di matanya waktu bercerita soal mendiang Mbah Kakung.It was Amazing, mengingat awalnya mereka hanya 2 orang yang menikah tanpa saling kenal terlebih dahulu.*

tidakkah cinta adalah proses yang meleburkan perbedaan dari mana kita berasal?

karena cinta akan menjadi rumah bagi dua jiwa yang saling berpetualang, mengenal siapa dirinya lewat cermin terbaik yang ia bisa dapatkan.

No comments:

Post a Comment

feel free to feedback :)

There was an error in this gadget