Saturday, July 21, 2012

Bertahan [saja]


Kenapa aku begitu, m.a.r.a.h?
Dengan ‘tidak’-mu?

Ya, ternyata aku sangat marah.
Karena

Baru kusadari.
…. kau mengkhianati keajaiban.


Kau jejalkan mimpi,
Lalu kau cabut paksa.
Kau ubah banyak mustahil,
Dan kau tarik kembali sekencangnya.

aku sedikit lagi percaya, bahwa aku pantas bahagia
dan mungkin Tuhan tak perlu membuatku menunggu lama
aku sedikit lagi percaya, kalaupun sakit aku akan menanggungnya berdua
dan ternyata ada cinta yang disisakanNya untuk kurasa

tapi kau 
mengambil 
keajaibanku.


Dan sekarang, disinilah tempatku.
Meneror setiap ungkapan bahagia dengan sinisme tingkat dewa
Berhenti percaya bahwa penyelamatan itu akan terjadi pada waktunya
Dan merasa cinta hanya kiasan untuk akhir yang sarat derita

Harapan, kini menyakitiku.
Optimis, kini menjadi musuhku.

Priaku,
Kau membuatku tahu bahwa mencintai datang dengan konsekuensi yang besar
Dan karenanya aku menutupnya dalam bunker rahasia
Yang sudah kubuang petanya.

Cinta membuatku muak dalam banyak cara.
Dan meskipun tertawa, aku menyimpan makian banyak untuk dunia.

Tapi apakah aku punya pilihan?
Aku hanya lakukan 1 hal sekarang,
Dan itu adalah,
BERTAHAN. 

No comments:

Post a Comment

feel free to feedback :)

There was an error in this gadget