Sunday, December 16, 2012

Menginginimu, bodoh



Pada celah dinding yang retak, aku berbisik..
Setidaknya saat aku berkehendak kau ada,
Kau bisa ada.

Tak perlu menunggu Senin tiba
Aku menginginimu saat ingin
Tak perlu ada alasan, untuk itulah cinta ini masih tersisa

Aku muak dengan mengingini
Mengebiri rindu jadi titik-titik kalimat yang tak tersentuh huruf
Aku menjadi sangat tersesat dan tak ingin lain selain
Menemukan rumah yang selalu kau jadikan ada

Pulanglah padaku
Bersamaku kau tahu cinta itu ada
Bukan karena harus,
Ia tercipta karena bagiku, kau sempurna

Aku ingin menjadikanmu selamanya
Dan sedang memohon pada dunia
Agar kelak menginginimu, tak akan pernah menyakitiku lagi





di tengah malam waktu detik berbisik, aku mulai panik. apakah kau bersamaku saat ini? apakah merindukanmu sangat egois? atau aku cuma satu anak manusia yang ingin mengemis? aku menangis. untuk malam-malam saat kau tak ada. untuk cinta yang tak tahu….. harus didaratkan dimana.. 


No comments:

Post a Comment

feel free to feedback :)

There was an error in this gadget