Sunday, September 23, 2012

One Day of Our Day [SATU]


ONE DAY OF OUR DAY

[SATU]
“dear, aku kedinginan”
kau bergerak merayap ke ujung tempat tidur, meraih remote AC, mematikannya.
Kau kembali ke sisiku, meraih kepalaku, meletakkanku ke dadamu.
Kau akan kepanasan, tapi kau tak akan izinkan aku kedinginan.



“good morning, dear. Your coffee is ready”
matamu mengerjap ngantuk, pelan-pelan terbuka dan menemukan senyumku.
Kau segera bangun, mencari keningku, menciumnya dalam diam.
“I love you”
“I love you too”
dan kau bergegas menyambut kopi, sementara aku mandi.

Aku membesarkan volume speaker handphone, saat kau mengernyit dari balik koran
“korea?”
“we will play your song during the traffic, please allow me to have my antitoxin now” aku meletakkan cangkir tehku.
dan kau tersenyum geli, tapi ikhlas, karena musik menghentakmu akan menjadi original soundtrack sepanjang perjalanan ke kantor. Ku. Kau bebas melanjutkan sesukamu sepanjang waktu menuju kantor. Mu.

Kau melepas sandal, meletakkan kaki telanjangmu di atas kakiku.
Aku selalu menganggapnya “berpegangan tangan”, tanpa campur tangan si tangan.

“Citra Pariwara sebentar lagi kan?” aku membereskan cangkir kopimu di bak cuci
“yeah, sebentar lagi, tahun depan, who care” kau tersenyum sinis dari seberang ruangan
“it was said so cruely by someone who actually ever won it”
kau menghampiriku, memelukku dari belakang.
“it only once, and it didn’t make me rich” kau menciumku sambil berbisik
“we gonna be late my love, you told me you have appointment”
aku menciprat-cipratkan air di tangan, tak tega mengambil selembar tisu.
“it just an interview, with marketing magazine. Mereka nggak akan datang on time. Kebiasaan wartawan.” Aku berbalik, menemukan matanya.
“shall we?”
“then, you said we got a couple minutes?” kau menggodaku. Mata sipitmu tenggelam di balik senyuman.
“bodoooohh! Stop it! We go…… now”
aku bergegas meraih tas, dan kau mengambil kunci mobil.
“why I love this cruel woman, dear Lord!”
aku terbahak geli.

Kenapa juga aku juga mencintai pria bodoh ini. 


1 comment:

feel free to feedback :)

There was an error in this gadget